Ahmad Madani Bekali Siswa SMKN 5 & 7 Surabaya Strategi Digital Marketing Berbasis Google AI
By Admin
Ahmad Madani
nusakini.com, Surabaya, 17 Februari 2026 – Dunia pendidikan vokasi di Jawa Timur kembali menunjukkan langkah progresif dalam mengadopsi teknologi masa depan. Bertempat di Gedung Technopark SMKN 5 Surabaya, telah dilaksanakan kegiatan pelatihan intensif Digital Marketing yang ditujukan bagi siswa-siswi terpilih dari SMKN 5 Surabaya dan SMKN 7 Surabaya. Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi siswa SMK untuk menguasai alat bantu berbasis kecerdasan buatan (AI) guna meningkatkan daya saing di pasar kerja global.
Pelatihan ini menghadirkan Ahmad Madani, seorang pakar pemasaran dan penjualan digital yang memiliki dedikasi tinggi terhadap pengembangan SMK di Indonesia. Beliau dikenal luas sebagai Sekretaris Jenderal Asosiasi Komunitas Profesi Sales Indonesia (KOMISI) dan dipercaya sebagai Juri Nasional Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Bidang Lomba Pemasaran Digital, sebuah kompetensi bergengsi yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) di bawah naungan Kemdikdasmen RI.
Dalam sesinya, Ahmad Madani memberikan pemaparan mendalam mengenai strategi Optimasi LinkedIn untuk membangun profil profesional siswa sejak dini. Beliau juga memperkenalkan ekosistem AI terbaru dari Google, mencakup Google AI Studio, Google Flow, dan Google NotebookLM. Materi ini dirancang untuk membekali siswa dengan tips pembuatan konten pemasaran yang efisien, cepat, dan mudah, sehingga mereka mampu memproduksi materi kreatif berkualitas tinggi dalam waktu singkat.
“Pendidikan vokasi harus berada di barisan terdepan dalam adopsi teknologi. Dengan memanfaatkan Google AI Studio dan NotebookLM, siswa tidak hanya belajar memproduksi konten, tetapi juga belajar cara berpikir strategis dan analitis. Ini adalah esensi dari pemasaran digital modern,” ujar Ahmad Madani di sela-sela kegiatannya.
Dukungan penuh terhadap inisiatif ini datang dari pimpinan sekolah. Bapak Edy Prayoga, yang menjabat sebagai Kepala Sekolah SMKN 5 Surabaya sekaligus Plt Kepala Sekolah SMKN 7 Surabaya, menegaskan pentingnya kolaborasi antar-sekolah vokasi. Beliau menyatakan bahwa pelatihan ini adalah bagian dari upaya strategis untuk memastikan lulusan SMK memiliki keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Senada dengan hal tersebut, Ibu Nanda, selaku Kaprodi Teknik Kimia SMKN 5 Surabaya, melihat peluang besar bagi siswanya. Beliau menekankan bahwa kemampuan digital marketing kini bersifat universal. Menurutnya, siswa Teknik Kimia pun perlu memiliki kemampuan untuk memasarkan inovasi produk dan membangun personal branding yang kuat di platform profesional seperti LinkedIn untuk menunjang karier mereka di masa depan.
Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak talenta-talenta muda dari Surabaya yang tidak hanya mahir secara teknis di bidangnya masing-masing, tetapi juga memiliki literasi digital dan kemampuan pemasaran yang mumpuni. Melalui penguasaan alat-alat AI seperti yang diajarkan, siswa SMKN 5 dan SMKN 7 Surabaya kini siap menghadapi tantangan ekonomi digital dengan lebih percaya diri. (*)